Muhasabah - 9 November 2016

Seorang perempuan hanya bisa menunggu..
Iya, menunggu seseorang yang akan menjadi pelengkap tulang rusuknya..
Yang diminta bukanlah dunia, tapi dunia yang akan membawa ke akhirat...
Seorang wanita yang baik, maka akan mendapatkan seorang laki-laki yang baik..
Begitu pula sebaliknya..
Usaha seorang perempuan adalah dengan cara memperbaiki diri mereka, sehingga kelak akan mendapatkan seseorang yang sesuai dengan diri mereka sendiri..
Yang diharapkan adalah calon imam yang takut kepada Rabb-Nya...
Yang kelak akan menuntun istrinya menuju kepadaNya..
Yang mendukung istrinya mengkaji ilmu Syari...
Bukan malah melarangnya :')
Tiada lain yang diinginkan wanita..
Harta bisa dicari, namun, cinta yang tulus karena Allah, sukar sekali ditemukan...
Apalagi pada laki-laki zaman sekarang...

Lelaki yang mencintaimu, dia tidak akan mungkin melukai dirimu...
Baik dengan kata-kata atau perilakunya...
Dia tak akan mengajakmu berpacaran, karena dia takut akan menodai cinta suciNya...
Iya, semuanya ingin juga berpacaran...
Tapi ingatlah, tahanlah...
Sampai ijab itu terucap...
Kau akan merasakan betapa indahnya pacaran seusai sah...

Menikah di usia muda bukanlah suatu aib yang harus disembunyikan karena takut diejek tetangga, teman, ataupun keluarga...
Siapa yang menciptakan kita? Apa teman kita? tetangga kita? ataukah orang lain?
Mengapa mereka perlu  memutuskan akan sesuatu yang terjadi pada hidup kita?
Menikah muda, adalah suatu bentuk kewaspadaan untuk tetap taat padaNya...
Banyak orang tua yang belum paham akan urgensinya menikah muda...
Mereka lebih merelakan putri/putra mereka berpacaran terlebih dahulu, baru setelah mereka sukses akan menikah...

YaaRabb...
Haruskah begitu?
Menunggu sukses untuk menikah?
Menikah muda wajib bagi yang sudah memenuhi syarat..
Untuk apa menunggu sukses, jikalau Allah sudah menjamin kesuksesan dan juga rezeki jikalau kita menyempurnakan setengah dari dien kita...

Malu karena tidak menikah di gedung mewah atau hotel megah?
Malu karena tidak membuat undangan yang bagus dan istimewa?
atau malu melihat teman lainnya mengejar karir sedangkan disini sudah menikah?

Jika memang malu, berarti tandanya belum paham masalah bab pernikahan dalam islam...

Hanya lelaki yang paham agama, yang berani mengambil langkah dan keputusan yang tepat untuk masa depan mereka...
Lelaki yang tidak bertanggung jawab, akan membuat wanita lama menunggu dan menunggu sembari di ikat dalam kata-kata pacaran...

Tidak ada manusia yang sempurna..
semua pernah melakukan kesalahan...
Tapi, dengan kesalahan tersebut, kita bisa lebih paham akan makna kehidupan, dan kita bisa bangkit...
hijrah...
Meruah kebiasaan buruk menjadi kebiasaan baik...

Rubahlah pola pikir barat akan status pernikahan muda menjadi sangat menakutkan dan memalukan...
JIka memang benar-benar seorang muslim, maka akan paham dengan agama...
Jika memang seorang muslimah yang cerdas, maka akan tegas dalam mengambil keputusan :')
JIka memang seorang lelaki shalih yang bertanggung jawab, maka akan bijak dalam mengambil keputusan :')

0 Comments